1.
LATAR
BELAKANG
Dalam
kehidupan sehari-hari kita sering mengenal istilah NaCl (garam dapur) dan H2O
(air). Kedua contoh itu merupakan senyawa ion dan senyawa kovalen. Senyawa ion
dan senyawa kovalen terbentuk dari ikatan kimia. Ikatan kimia adalah daya
tarik-menarik antara atom yang mnenyebabkan suatu senyawa kimia dapat bersatu.
Macam-macam ikatan kimia yang dibentuk oleh atom tergantung dari struktur
electron atom. Misalnya, energy ionisasi dan control afinitas electron dimana
atom menerima atau melepaskan electron.
Ikatan
kimia terbagi menjadi 2 secara kategori besar yakni ikatan ion dan ikatan
kovalen. Ikatan ion terbentuk jika terjadinya perpindahan electron diantara
atom untuk membentuk partikel yang
bermuatan listrik dan mempunyai daya tarik-menarik. Ikata ion adalah ikatan
antara ion positif dan negatif. Atom yang melepaskan electron akan menjadi ion
posotif, sebaliknya yang menerima akan menjadi ion negative. Sedangkan ikatan
kovalen terbentuk dari terbaginya (sharing) electron diantara atom-atom.
Senyawa yang terbentuk dari ikatan ion disebut senyawa ion dan senyawa yang
terbentuk dari ikatan kovalen disebut senyawa kovalen.
Sifat
senyawa ion yakni larutan atau leburannya dapat menghantarkan arus
listrik,mempunyai titik leleh dan titik didih tinggi, sangat keras dang getas,
pada umumnya larut dalam pelarut polar dan tidak larut dalam pelarut non polar.
Sifat senyawa kovalen yakni titik leleh rendah, pada suhu kamar berbentuk
cairan atau gas, larut dalam pelarut non polar dan sedikit larut dalam air,
sedikit menghantarkan listrik, mudah terbakar dan banyak berbau. File lengkapnya Mangga Curi Disini !